Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Mengakui, Menerima, Memaafkan, dan Memperbaiki

  Dewasa ini, ada begitu banyak gangguan dalam menyelesaikan pekerjaan. Bukan hanya rasa malas, tetapi juga mood yang sering kali ikut memengaruhi. Mood ini kerap dipicu oleh berbagai hal—kejadian yang dialami, situasi sekitar, atau perlakuan orang lain. Untuk diriku sendiri, yang paling sering memengaruhi adalah input dari orang lain , baik berupa perkataan maupun perbuatan. Padahal, ada banyak kewajiban yang harus ditunaikan. Jika ditunda, semuanya akan menumpuk, membebani pikiran, dan pada akhirnya justru melelahkan diri sendiri. Di sisi lain, aku juga diingatkan agar tidak melakukan sesuatu hanya demi pengakuan atau pembuktian kepada orang lain. Sebab, tindakan yang tidak dilandasi keikhlasan bisa menjadi amalan yang sia-sia—tidak bernilai karena tidak diniatkan karena Allah. Seharusnya, setiap langkah yang diambil benar-benar ditujukan untuk mengharap rida-Nya semata. Dua hal inilah—kewajiban yang harus ditunaikan dan kewajiban untuk ikhlas—yang membuatku merasa perlu untu...